only thinker

there is a lot to learn

Jumat, 06 Mei 2011

Obama & Kampanye Anti-Islam di Amerika

Obama & Kampanye Anti-Islam di Amerika

OPINI | 03 January 2011 | 10:40 277 31 14 dari 29 Kompasianer menilai Asal Tulis


Siapa bilang Amerika negara Pluralis ?. Terlalu banyak pernyataan politisi Amerika Menyudutkan Islam, terutama tentang kecurigaan kalangan politisi dan polling rasisme Amerika terhadap Obama, yang di curigai sebagai seorang Muslim, masih terus berlangsung. Kebusukan negara barat itu mulai tampak memadati media amerika, menghembuskan tuduhan terhadap Obama, bahwa Obama masih memeluk agama Islam. Fitnah dan kebusukan politisi non muslim mulai digelar dimana mana dengan menampilkan poling poling tentang Obama, apakah Ia Muslim. Ini jelas sikap rasialisme kulit putih non muslim yang menghembuskan permusuhan terhadap Islam. Ditebarkan demi mencapai tujuan politik. Siapa bilang negara Paman Sam yang menganut paham libral bebas tekanan Mayoritas. Jelas sekali kaum mayoritas Amerika tidak menghendaki adan orang Islam jadi penguasa negara Itu. Telah menjadi persyaratan tidak tertulis dan restu gereja, kalau yang harus jadi presiden adalah harus non muslim.

Tuduhan dalam membangun rasialime amerika tanpa Islam
VOA memberitakan banyaknya politisi Amerika melacak asal agama Obama. Mereka resah dan takut, kalau Obama kelak ternyata orang Islam. Polling Polling itu membuat opini, merupakan jawaban Amerika yang sesungguhnya bahwa Amerika tetap bermusuhan terhadap Islam. Segala fasilitas yang diberikan pemerintah Amerika tak lebih dari sebuah sikap lokalisasi Islam yang disejajarkan dengan lokalisasi PSK. Artinya Amerika tidak sehebat lontaran para petualang intelektual muslim yang yang menjabarkan keberadaan kebaikan non muslim di Amerika. Penjabaran Islam Amerika adalah Islam yang harus tunduk patuh dibawa ketiak kaum rasis.
Polling sekitar Obama adalah gambaran dari Amerika yang sesungguhnya, bahwa Amerika adalah negara bawahan orang orang Yahudi. Sebuah negara yang tidak memiliki kebijakan pemerintahan secara Feir, tetapi sebuah pemerintahan yang harus asosiatif dengan keinginan Yahudi Israel atau tuntutan agama terbesar Amerika.
VOA juga melaporkan kalau Obama, adalah muslim, menurut hasil polling dan para politisi yang mencari jejak tentang agama obama yang sesungguhnya. Ini menunjukkan beberapa aspek penting yang menggambarkan Amerika itu siapa ?. Aspek penting adalah.
1. Seorang Muslim tidak boleh menjadi presiden Amerika
2. Seorang Muslim dilarang keras terleibat dalam politik amerika
3. Seoran Muslim harus menjunjung tinggi mayoritas Amerika
4. Pelacakan Obama terus dilakukan untuk memastikan agama Obama yang sebenarnya
5. Negara Pluralisme seperti amerika, ternyata menebarkan paham rasisme dan rasialisme
6. Tidak tepat menjadikan amerika sebagai kiblat memahami agama, karena kalangan politisi non muslim terus menghembuskan kebencian terhadap Islam
7. Amerika tetap mengobarkan kebencian terhadap Islam
8. Amerika hanya memberikan hak kewarganegaraan kepada Muslim yang tidak aktif berploitik
9. Ketakukan Amerika pada Islam, dilukiskan oleh kalangan politisi Amerika, dengan melacak Obama terus menerus.
10. Bohong kalau Amerika negara Plural.
Itulah sekitar kasus Amerika tentang Obama dan Islam yang menjadi sorotan Publik Amerika dan senandung para politisi dalam persaingan Politik. Agama tampaknya bagi amerika juga harus jelas, siapa yang harus jadi presiden Amerika ? jawawabnya harus non Muslim.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

bagimana pendapat anda??